PERUMUSAN MASALAH

Posted: Maret 15, 2011 in Info

Proses Penilaian

Sebuah penelitian ilmiah memiliki ciri-ciri sistematis, logis dan empiris. Berdasarkan ciri-ciri tersebut maka penelitian dapat dilaksanakan dengan dua pendekatan, yaitu :

Pendekatan rasional empiris (deduktif/kuantitas), yaitu proses penelitian yang dimulai dengan masalah yang dihadapi peneliti. Masalah tersebut dikaji secara teoritis yang ada, dirumuskan hipotesis/jawaban sementara/dugaan sementara atas jawaban tersebut. Kemudian abru dilakukan pengumpulan data untuk menguji hipotesis. Keunggulan sekaligus kelemahan penelitian pendekatan rasional empiris antara lain :

Data empiris dipersiapkan secara khusus untuk menguji hipotesis yang diajukan, sehingga validitas dan reliabilitas data dapat dijamin secara optimal

Kesimpulan telah terarah dan terbatas

Rasionalisasi terhadap data yang diperoleh terbatas oleh paradigma teori tertentu, sehingga temuan yang diperoleh sekedar verifikasi terhadap teori yang telah ada

Pendekatan empiris rasional (induktif/kualitatif) adalah penelitian yang dimulai tanpa atau belum adanya problematik tertentu oleh peneliti. Penelitian ini dimulai dari pengumpulan data empiris. Berdasarkan data empiris tersebut, dilakukan rasionalisasi atau teoritisasi untuk menafsirkan data empiris tersebut sehingga apa yang diperoleh kesimpulan akhir berupa generalisasi empiris, konsep atau suatu teori. Pendekatan empiris rasional juga memiliki keunggulan sekaligus kelemahan, antara lain :

Data tidak dipersiapkan secara khusus untuk mengambil kesimpulan tertentu, sehingga tidak ada jaminan tentang validitas dan reliabilitas yang optimal dari data yang digunakan

Tidak terarah pada kesimpulan tertentu dan dapat melebar

Rasionalisasi atas dasar empiris yang ada dapat mendalam, karena tidak terbatas pada paradigma teori tertentu, dengan demikian temuan bukan sekedar verifikasi teori tertentu, tetapi dapat menemukan “sesuatu” yang baru

Masalah Penelitian

Dalam sebuah penelitian, harus terdapat masalah yang dimunculkan agar dapat membatasi objek penelitian yang akan dilaksanakan. Masalah-masalah tersebut dapat muncul ketika sedang melakukan observasi atau pengamatan. Dalam menyatakan masalah penelitian terdapat beberapa ketentuan, yaitu :

Berupa kalimat pernyataan (deklaratif)

Objektif

Menunjukkan dimensi tempat, waktu dan kecendrungan (trends)

Keterangan dimensi subjek (pada siapa hal itu terjadi) lebih spesifik lebih baik, misalnya jenis kelamin, jenis spesies, kelompok umur.

Spesifikasi (keunikan) masalah penelitian (hindarkan dari sesuatu yang sudah diketahui/ditemukan orang lain)

Masalah penelitian merupakan masalah empiris sehingga model berpikirnya adalah induktif yakni dari data, pengalaman, tulisan orang lain, sumber informasi, dan lain-lain. Langkah-langkah yang dilakukan dalam masalah penelitian adalah membuat :

Kajian masalah/identifikasi masalah

Pada identifikasi masalah dapat langsung ditulis apa masalah yang akan dikaji. Dalam melakukan identifikasi masalah terdapat dua pendekatan, yaitu konsekuensi determinan dan mengembangkan logika penulis. Pendekatan konsekuensi-determinan artinya dari determinan akan menimbulkan masalah dan atas masalah tersebut terdapat konsekuensi. Misalkan determinan-determinan apa saja yang menimbulkan nilai belajar siswa rendah. Hal ini harus dicari secara deduktif (dari jurnal, teks, hasil/seminar, hasil penelitian, dan lain-lain). Pendekatan dengan mengembangkan logika penulis adalah hasilnya berupa permasalahan teoritik.

Rumusan masalah

Rumusan masalah dapat ditulis dengan kalimat tanya, dapat satu masalah/dua masalah dan seterusnya.

Kriteria masalah dalam penelitian yang baik adalah :

Mempunyai kontribusi teoritis dan praktis, artinya hasil penelitian nantinya memberikan kontribusi atau andil yang jelas dibidang profesi atau keilmuan

Mempunyai derajat keunikan atau keaslian, menemukan keaslian permasalahan penelitian sangat penting. Namun, kadang diperlukan pengulangan penelitian untuk memperdalam atau memperluas hasil penelitian yang sudah ada pada objek yang berbeda, tingkat validitas permasalahan pengulangan penelitian dianggap masih tinggi. Jika ini yang dilakukan maka penelitian seperti ini masih dianggap asli.

Layak digunakan, melaksanakan penelitian memerlukan waktu, biaya, sarana dan prasarana.

Penelitian eksperimental maupun deskriptif membutuhkan jenis subjek penelitian untuk memperoleh data. Apabila data yang dibutuhkan tidak cukup tersedia, maka penelitian menjadi tidak layak dilakukan

Masalah yang akan diteliti harus dirumuskan secara jelas dan lengkap agar dapat dicari jalan penyelesaiannya dengan tepat. Kekeliruan dalam merumuskan masalah dapat menyebabkan tidak tercapainya tujuan penelitian. Rumusan masalah biasanya dibuat dengan cara membuat pertanyaan dari masalah yang akan diteliti. Pertanyaan tersebut dapat berupa apakah, bagaimana, mengapa dan dimana. Masalah penelitian dapat diperoleh dari berbagai sumber antara lain dari literatur atau pengamatan sehari-hari.

Rumusan masalah yang baik memiliki beberapa persyaratan, antara lain :

Rumusan masalah dalam bentuk kalimat tanya

Contoh : Apakah pupuk kompos berpengaruh terhadap pertumbuhan jagung?

Rumusan masalah harus menyatakan dua variabel atau lebih

Variabel adalah faktor yang mempengaruhi suatu percobaan. Pada contoh diatas, ada hubungan antara pupuk kompos terhadap pertumbuhan tanaman. Terdapat dua variabel yaitu pupuk kompos, merupakan variabel bebas dan pertumbuhan tanaman jagung, merupakan variabel terikat

Variabel yang dinyatakan dalam ruangan masalah harus dapat diukur

Contoh : pupuk, pertumbuhan jagung merupakan variabel yang dapat diukur.

Rumusan masalah dinyatakan secara eksplisit (gamblang), singkat dan jelas.

Kalimat “Apakah pupuk kompos berpengaruh terhadap pertumbuhan jagung?” merupakan contoh kalimat yang jelas, singkat dan eksplisit.

About these ads
Komentar
  1. aniie mengatakan:

    ini sgt membantu saya.. :)

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s